10 Kostum Superhero Marvel yang Jelek dan Ketinggalan Zaman

  • 4 min read
  • Apr 02, 2021
10 Kostum Superhero Marvel yang Jelek dan Ketinggalan Zaman

10 Kostum Superhero Marvel yang Jelek – Sepanjang beberapa dasawarsa terakhir, beberapa superhero dari semesta Marvel sukses kuasai layar-lebar dengan menyuguhkan alur cerita dan baju yang membuat fans terkesima. Dibalik itu, ada banyak film yang tidak berhasil membahagiakan hati fans karena alur cerita yang buruk dan baju yang kurang memikat.

Apa lagi baju jadi factor menguasai yang tentukan bagus atau enggaknya seorang superhero. Jejeran superhero yang tampil dalam baju ngepas pada akhirnya jadi bahan olokan fans sepanjang tahun karena penampilan yang tidak seperti harapan.

Siapa sajakah? Berikut posisi kostum superhero Marvel dengan baju ngepas dan jauh dari kece.

10. Daredevil

Kostum Superhero Marvel yang Katro dan Ketinggalan Zaman
Baju Superhero Marvel yang Katro dan Ketinggal Jaman Lewat Spesial

Jauh saat sebelum diputuskan jadi Batman, Ben Affleck pernah berperanan sebagai Matt Murdock dalam film Daredevil (2003). Pada realitanya, superhero dengan kekuatan radar sense pada akhirnya menyebalkan beberapa fans karena bajunya yang absurd.

Daredevil tampil dalam baju warna merah anggur dan memiliki bentuk serupa dengan jaket kulit. Simbol “DD” berada pada bagian dada kiri hingga banyak yang menyamainya dengan simbol Polo Shirt, ini dipandang beberapa fans sebagai argumen mengapa bajunya tidak demikian dipertunjukkan di kutipan filmnya untuk tutupi kejelekannya.

9. X-Men (Trilogi X-Men)

Kostum Superhero Marvel yang Katro dan Ketinggalan Zaman
Baju Superhero Marvel yang Katro dan Ketinggal zaman – Istimewa

Zaman 2000-an jadi tahun kebangunan beberapa film superhero Marvel, diantaranya melalui waralaba X-Men. Trilogi X-Men (2000—2006) kemungkinan sukses mengusung beberapa mutan ke layar-lebar dan mempopulerkan Hugh Jackman sebagai Wolverine, tetapi baju yang dikenai beberapa X-Men kelihatan cemplang dan tidak ikonis.

Semua baju X-Men yang datang semenjak 2000 sampai 2006 warna dasar hitam, benar-benar kontras dengan design colorful sama seperti yang kita kenalan di komik dan seri animasi. Dari ke-3 film, X-Men: The Last Stand (2006) mendatangkan design yang lebih bagus dari mulanya karena nyaris tiap baju punyai warna garis berlainan hingga memperlihatkan identitas masing-masing anggota X-Men.

 

8. The Punisher

Kostum Superhero Marvel yang Katro dan Ketinggalan Zaman
Baju Superhero Marvel yang Katro dan Ketinggal zaman

Artis ternama Dolph Lundgren pernah berperanan sebagai Frank Castle alias The Punisher di The Punisher (1989) yang disutradarai Mark Goldblatt. Penampilan Lundgren yang wajahnya gahar dan memiliki badan kekar benar-benar pas jadi sang vigilante, apa lagi rambutnya di cat hitam hingga makin kelihatan autentik.

Satu perihal yang sayang beberapa fans ialah mangkirnya simbol tengkorak pada bagian dadanya, tanpa simbol itu Frank Castle bukan The Punisher. Walau sebenarnya, membuat baju itu termasuk gampang untuk film yang dibuat di zaman 1980-an.

7. Elektra
Kostum Superhero Marvel yang Katro dan Ketinggalan Zaman
Elektra Natchios ialah figur mercenary mempesona dari semesta Marvel ini pernah datang dalam film solo Elektra (2005) yang diperankan Jennifer Garner. Tetapi ketertarikan film superhero yang kurang di periode itu kelihatannya punya pengaruh pada baju yang dikenai oleh Garner.

Sama seperti yang kita ketahui, Elektra selalu kenakan pakaian seksi, tetapi team produksi kurang mendeskripsikannya secara baik ke layar-lebar. Selanjutnya, pemirsa disuguhi baju Elektra berbentuk longtorso dan celana ketat yang malah tidak berhasil seksi dan jauh dari mempesona.

 

6. X-Men (X-Men: Dark Phoenix)

Kostum Superhero Marvel yang Katro dan Ketinggalan Zaman
Sebagai lanjutan dari X-Men: Apocalypse (2016), film X-Men: Dark Phoenix (2019) justru flop dan menyebalkan fans dari bermacam segi. Dari segi baju, film ini justru mendatangkan baju biru-kuning untuk beberapa anggota X-Men yang seperti terlihat baju olahraga.

Walau sebenarnya, ending film awalnya menyuguhkan beberapa X-Men dengan baju yang lebih colourful dan merepresentasikan personalitasnya semasing. Mangkirnya baju beragam warna itu pasti menyebalkan.

5. X-Men (X-Men: Apocalypse)

X-Men: Apocalypse.
Pertarungan menantang Apocalypse semestinya jadi peristiwa besar untuk film X-Men karena dalam saga Age of Apocalypse menyuguhkan baju yang unik untuk beberapa mutan dalam cerita itu. Saat itu, film X-Men: Apocalypse justru tampilkan beberapa X-Men dengan seragam serba hitam yang cemplang.

Lebih anehnya kembali, baju ini diketemukan di sarana Weapon X saat sebelum mereka dikisahkan pergi ke Mesir hingga berkesan sebagai baju “bisa nemu”. Kelihatannya, team produksi terlampau fokus membuat baju Apocalypse dan komplotannya.

4. Fantastic Four

Fantastic Four.
Fantastic Four (2015) yang disutradarai Josh Trank adalah film superhero terjelek yang pernah ada, baik dari sisi alur cerita dan visual. Masing-masing anggota Fantastic Four kenakan baju warna gelap yang diperlengkapi dengan kabel pada bagian tertentu hingga kelihatan sembarangan dan kurang inovatif.

Sementara watak The Thing (Jamie Bell) benar-benar tidak kenakan pakaian hingga seperti terlihat monster batu yang tampil telanjang bundar. Walau sebenarnya, The Thing selayaknya kenakan celana pendek atau panjang.

3. Man-Thing

Man-Thing.
Man-Thing kemungkinan bukan superhero Marvel yang terkenal, tetapi ia pernah tampil di film solo Man-Thing (2005) yang disutradarai oleh Brett Leonard. Tetapi film penyesuaian ini kurang laris, apa lagi banyak perubahan dari sumber aslinya di komik.

Baju di film ini tidak serupa dengan versus komik. Cuman mata merah dan warna hijau lumut yang mengisyaratkan baju ini ialah Man-Thing. Keseluruhannya, penampilan baju cuman memvisualisasikan ia sebagai monster rawa biasa.

2. Howard the Duck

Howard the Duck
Jauh saat sebelum tampil di Guardians of The Galaxy (2014), Howard the Duck punyai film solo sendiri, lho. Howard the Duck (1986) disutradarai oleh Willard Huyck dan diperankan oleh artis hebat Lea Thompson, sedang pengisi suara Howard ialah Chip Zien.

Howard kelihatan benar-benar aneh, karena tampilkan baju manusia bebek seukur anak manusia dengan kepala yang besar. Bila disaksikan, hype dari baju ini seperti menyaksikan cosplayer sedang berperanan sebagai salah satunya sepupu Donald Duck.

 

1. The Fantastic Four

The Fantastic Four
Tidak banyak yang mengetahui jika Constantin Films pernah menghasilkan The Fantastic Four pada 1994. Tetapi, tiga minggu saat sebelum peluncuran pada akhirnya film ini gagal tampil. Walau tidak pernah di-launching, kutipannya tersebar di jagat maya dan hal yang memikat pada The Fantastic Four ialah kualitas bajunya.

Bila disaksikan, team produksi usaha menyontek ke-4 superhero dari halaman komik ke live action tanpa rekonsilasi yang ideal. Walau Baju The Thing termasuk oke, tetapi baju ke-3 anggota yang lain buruk sekali karena simbol “4” yang kelihatan katro dan beberapa artisnya kurang memberikan keyakinan.

***

Itu kelompok kostum superhero Marvel dengan design ketinggal jaman yang pernah ada. Keganjilan dan baju beberapa superhero yang kelihatan aneh bisa saja karena gagasan yang kurang atau tidak siap mengadopsi bentuk superhero dari halaman komik ke live action hingga output-nya menyebalkan.

Nach, menurut kalian, kostum superhero Marvel yang mana bentuknya terburuk? Janganlah lupa bagi opini kalian di kotak kometar dan baca KINCIR buat info sekitar film superhero selanjutnya,ya!

– Kostum superhero Marvel di bawah ini tampil dalam film live action-nya.
– Bentuknya yang katro punya pengaruh pada tanggapan negatif fans atau pemirsa filmnya.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *